4 Wisata Religi Terbaik di Lamongan 2025, Tak Hanya Makam Sunan Drajat

photo author
Iksan, Mengerti
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 06:58 WIB
Ilustrasi: Menjelajah Destinasi Wisata Religi Sakral di Lamongan. (Pexels/Taryn Elliott )
Ilustrasi: Menjelajah Destinasi Wisata Religi Sakral di Lamongan. (Pexels/Taryn Elliott )

Mengerti.id - Lamongan tak hanya dikenal sebagai kota pesisir dengan kuliner khas seperti soto dan tahu campur, tetapi juga menjadi salah satu daerah tujuan wisata religi penting di Jawa Timur.

Kabupaten ini menyimpan banyak situs bersejarah yang erat kaitannya dengan perkembangan Islam di masa Walisongo. Tak heran jika setiap tahunnya, ribuan peziarah datang untuk mencari ketenangan spiritual dan mendalami nilai-nilai dakwah dari para tokoh besar Islam yang dimakamkan di Lamongan.

Salah satu destinasi paling populer tentu saja adalah Makam Sunan Drajat, tokoh Walisongo yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di Jawa. Namun, selain makam tersebut, Lamongan memiliki banyak tempat ziarah dan situs religi lainnya yang tak kalah menarik.

Wisata religi di Lamongan bukan sekadar berziarah, tetapi juga menjadi ajang refleksi, edukasi sejarah, dan bahkan wisata keluarga yang membawa suasana tenang dan damai.

Beberapa destinasi bahkan memiliki fasilitas lengkap dan ramah pengunjung, membuatnya cocok dikunjungi oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan lansia.

Berikut ini adalah empat destinasi wisata religi lain di Lamongan selain Makam Sunan Drajat yang layak untuk dikunjungi. Masing-masing memiliki daya tarik unik, mulai dari kiswah Ka'bah, masjid tertua, hingga makam ulama besar di tepi laut.

1. Masjid Namira

Masjid Namira adalah salah satu ikon religi modern di Lamongan yang terletak di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung. Masjid ini menarik perhatian karena kemegahan arsitektur bergaya Timur Tengah yang jarang ditemukan di kawasan pedesaan.

Interiornya terang dan luas tanpa tiang penyangga di tengah, memberikan kesan lapang dan nyaman untuk beribadah. Salah satu daya tarik utama masjid ini adalah keberadaan potongan kiswah Ka'bah asli dari Masjidil Haram yang dipajang di mihrab imam dan beberapa dindingnya.

Fasilitas modern seperti tempat wudhu otomatis, AC, dan karpet harum seperti di Raudhah Madinah menambah kenyamanan. Masjid ini juga ramah musafir dengan fasilitas istirahat dan sarapan gratis bagi jamaah subuh, menjadikannya tujuan favorit wisata religi dan spiritual.

2. Masjid Agung Lamongan

Masjid Agung Lamongan adalah masjid bersejarah yang berdiri sejak 1908 dan terletak strategis di pusat kota, tepat di sisi barat alun-alun Lamongan.

Gaya arsitektur Jawa-Islam sangat kental terlihat dari atap tumpang tiga dan material kayu jati sebagai struktur utama bangunan. Tiang-tiang kayu besar atau soko guru masih asli sejak awal dibangun.

Keunikan masjid ini juga terletak pada benda cagar budaya yang tersimpan di dalamnya, seperti dua gentong air dan batu pasujudan yang dipercaya berkaitan dengan legenda lokal Panji Laras dan Panji Liris.

Masjid ini juga memiliki menara kembar setinggi 53 meter, serta mushaf Al-Qur'an raksasa yang rutin dibaca setiap hari. Nilai sejarah dan fungsi sosial menjadikan masjid ini pusat spiritual masyarakat Lamongan.

3. Makam Sunan Sendang Duwur

Makam Sunan Sendang Duwur berada di Bukit Amitunon, Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran. Sunan Sendang Duwur adalah Raden Noer Rahmad, seorang ulama penyebar Islam yang memiliki garis keturunan dari Baghdad.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sukma Lydia Anggita

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X